Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaDaerahLEBAK

Banjir 30 Cm Rendam Bojong Hilir Tambakbaya, Warga: Tak Ada Penanganan

21
×

Banjir 30 Cm Rendam Bojong Hilir Tambakbaya, Warga: Tak Ada Penanganan

Sebarkan artikel ini
Warga Kampung Bojong Hilir Tambakbaya Lebak berjalan di tengah banjir setinggi 30 cm akibat hujan ekstrem
Warga Kampung Bojong Hilir RT 006 RW 006, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, melintasi banjir setinggi sekitar 30 cm yang merendam permukiman akibat hujan ekstrem. Warga mengeluhkan minimnya penanganan dari pihak desa dan BPBD. (Foto: Dok. Baralaknusanatara.com)

LEBAK | Baralaknusanatara.com – Hujan ekstrem yang melanda Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menyebabkan banjir merendam permukiman warga. Kampung Bojong Hilir RT 006 RW 006 menjadi wilayah paling terdampak, dengan ketinggian air mencapai sekitar 30 sentimeter dan masuk ke dalam rumah warga.

Hujan deras yang turun sejak Rabu malam hingga Kamis (22/1/2026) membuat wilayah tersebut kembali menjadi langganan banjir. Meski air saat ini mulai berangsur surut, warga masih khawatir banjir akan kembali terjadi jika hujan turun lagi.

Ironisnya, warga menilai belum ada upaya penanganan serius dari Pemerintah Desa Tambakbaya maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak.

“Kami setiap hujan pasti kebanjiran. Air masuk ke rumah, kurang lebih setinggi 30 sentimeter. Tapi sampai sekarang tidak ada penanganan dari desa maupun BPBD. Kami butuh perhatian dan solusi nyata,” ujar UCOK, salah seorang warga Kampung Bojong Hilir, kepada awak media Portalinformasinusantara.com.

Baca Juga: DPRD Banten dan DPRD Lebak Sepakat Percepat Pembangunan Huntap Korban Bencana

UCOK menegaskan, banjir yang terjadi bukan kali pertama. Menurutnya, setiap musim hujan Kampung Bojong Hilir selalu terendam, namun tidak pernah ada solusi permanen dari pihak terkait.

“Jangan hanya datang saat pendataan atau foto-foto. Setelah itu ditinggal lagi. Kami butuh tindakan nyata, bukan sekadar janji,” tegasnya.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Lebak mencatat dampak banjir akibat hujan ekstrem tersebut. Hingga Kamis (22/1/2026), BPBD mencatat sebanyak 3 keluarga terdampak di Kampung Bojong Hilir, Desa Tambakbaya. Selain itu, banjir juga merendam Kampung Pancur, Desa Bojong Leles, dengan jumlah 5 keluarga terdampak.

BPBD menyebutkan kondisi air mulai surut, namun pemantauan tetap dilakukan mengingat curah hujan di wilayah Kabupaten Lebak masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga: Puluhan Aktivis Banten Audiensi dengan Kesbangpol, Dorong Sinergi Bangun Banten Anti Korupsi

Warga Kampung Bojong Hilir RT 006 RW 006 berharap Pemerintah Desa Tambakbaya segera berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Lebak untuk melakukan penanganan darurat, sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Desa Tambakbaya belum memberikan keterangan resmi terkait langkah penanganan banjir di wilayah tersebut.

Editor | Baralaknusanatara.com