PANDEGLANG | BaralakNusantara.com – Andra Soni meninjau langsung proyek Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang telah rampung di ruas Jalan Sukadame–Kobangkondang, Kabupaten Pandeglang, Kamis (26/2/2026).
Jalan sepanjang 1,4 kilometer dengan lebar 4 meter tersebut dibangun menggunakan anggaran Rp4,8 miliar dari APBD Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten dengan metode pembetonan.
Jalan Rusak di Wilayah Lumbung Padi
Dalam keterangannya, Andra Soni menegaskan bahwa pembangunan jalan ini berawal dari laporan masyarakat dan usulan kepala desa terkait kondisi jalan yang tidak layak digunakan.
“Saya mendapat informasi ada jalan kita yang tidak layak digunakan. Kebetulan jalan ini berada di wilayah salah satu lumbung padi di Pandeglang, melewati sekolah dan permukiman padat penduduk. Dari usulan kepala desa kemudian diverifikasi, dicek, serta dikoordinasikan dengan bupati, maka jalan ini dibangun,” ujarnya.
Menurutnya, akses jalan tersebut sangat vital karena menunjang aktivitas pertanian, pendidikan, serta mobilitas warga di kawasan padat penduduk.
Dorong Sinergi Anggaran Daerah
Andra mengungkapkan, Kabupaten Pandeglang masih membutuhkan perhatian serius dalam pembangunan infrastruktur jalan. Ia menyebut pada 2025, Pandeglang tidak menganggarkan perbaikan jalan.
“Sama-sama kita jaga, karena membangun itu membutuhkan biaya dan Provinsi Banten sedang berusaha membantu kabupaten yang fiskalnya rendah seperti Pandeglang untuk membangun jalan-jalan desa,” tegasnya.
Ia pun berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang dapat mulai mengalokasikan anggaran untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan desa secara berkelanjutan.
“Kami juga berharap bupatinya dapat mengalokasikan anggaran untuk membangun jalan desa bersama provinsi. Sekaligus kami juga sedang mengajukan bantuan kepada pemerintah pusat,” tambahnya.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkuat konektivitas desa, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
EDITOR: REDAKSI




















