Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Advetorial

DPUPR Lebak Percepat Revitalisasi Ruas Siliwangi–Djuanda–Sunan Giri, 12 Titik Jalan Kota Tuntas Akhir 2025

56
×

DPUPR Lebak Percepat Revitalisasi Ruas Siliwangi–Djuanda–Sunan Giri, 12 Titik Jalan Kota Tuntas Akhir 2025

Sebarkan artikel ini
Revitalisasi Ruas Jalan Siliwangi Rangkasbitung oleh DPUPR Lebak Tahun 2025
Progres pekerjaan rekonstruksi Ruas Jalan Siliwangi Rangkasbitung oleh DPUPR Lebak, bagian dari 12 titik ruas jalan yang diselesaikan pada 2025. (Foto: Dok. ADV/DPUPR Lebak/BN)

LEBAK | Baralaknusantara.com — Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan pada Tahun Anggaran 2025. Fokus utama diarahkan pada Program Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat serta distribusi barang.

Hingga akhir tahun 2025, sebanyak 12 titik ruas jalan dalam Kota Rangkasbitung telah tuntas direvitalisasi, termasuk Ruas Jalan Ir. H. Djuanda, Ruas Sunan Giri, dan Ruas Jalan Siliwangi yang menjadi akses utama pusat aktivitas ekonomi kota.

Kepala DPUPR Kabupaten Lebak, H. Dade Yan Apriyandi, S.ST., M.Si, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk memperkuat konektivitas wilayah, menekan biaya logistik, serta memperluas akses ke pusat ekonomi dan layanan publik.

Baca Juga: DPUPR Lebak Mantapkan Ketahanan Pangan Lewat Rehabilitasi Tiga Irigasi Strategis di Warunggunung dan Cibeber

“Kami menyelesaikan ruas dalam kota sebagai prioritas awal. Setelah itu, pembangunan berlanjut ke ruas-ruas kabupaten lainnya,” tegasnya kepada wartawan, Senin (1/12/2025).

Ia memastikan peningkatan kualitas jalan dapat memperlancar mobilitas warga serta mendongkrak aktivitas ekonomi lokal.

“Komitmen Pemkab Lebak jelas: infrastruktur harus semakin baik, tepat waktu, dan sesuai standar teknis,” ujarnya.

APBD 2025 Siapkan Rp33,82 Miliar untuk Jalan dan Jembatan

Pemkab Lebak mengalokasikan Rp33,82 miliar pada APBD 2025 untuk pembangunan dan rekonstruksi jalan, termasuk sejumlah jembatan penghubung antarkawasan yang dinilai strategis. Anggaran tersebut diarahkan untuk menjawab meningkatnya intensitas mobilitas masyarakat dan kebutuhan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Plt Kepala DPUPR Lebak, Dade Apriyandi, menegaskan peningkatan jaringan transportasi menjadi kebutuhan mendesak untuk mendorong efektivitas pergerakan masyarakat.

Baca Juga: DPUPR Lebak Tata Jalan KH. Abdul Latif, Wujudkan Lingkungan Rapi dan Nyaman

“Fokus tahun 2025 berada pada pembangunan dan rekonstruksi jalan di wilayah Rangkasbitung. Konektivitas antar-kecamatan dan antar-desa tetap menjadi prioritas,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

DAFTAR PEKERJAAN RUAS JALAN 2025

1. Ruas Jalan Ir. H. Djuanda

  • Metode: E-Purchasing
  • Panjang: 1,8 km
  • Metode Pelaksanaan: Hotmix
  • Pelaksana: CV Putri Kencana
  • Nilai: Rp2,6 miliar
  • Durasi: 60 hari

2. Ruas Jalan Sunan Giri

  • Metode: E-Purchasing
  • Panjang: 580 meter (lebar 8–12 m)
  • Pelaksana: CV Nusantara
  • Nilai: Rp1,1 miliar
  • Durasi: 60 hari

3. Ruas Jalan Siliwangi

  • Panjang: 4,4 km
  • Metode: Hotmix & Beton B0
  • Spesifikasi:
  • Beton B0 tebal 10 cm
  • Laston ACWC 4 cm
  • Lebar 10 meter
  • Pelaksana: CV Bintang Wifar
  • Nilai akhir: Rp8 miliar
  • Durasi: 60 hari

Ruas Siliwangi menjadi proyek paling strategis karena berada di pusat ekonomi Rangkasbitung, mulai dari kawasan Cileweung (depan Polres Lebak) hingga area kantor KCD Pendidikan Banten.

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Hamdan, menyebut seluruh pekerjaan berjalan sesuai jadwal.

“Pekerjaan berjalan sesuai target. Kami melaksanakan hotmix dan betonisasi pada titik kerusakan berat,” ujarnya.

Baca Juga: Darurat Rokok Ilegal di Kabupaten Lebak: Diduga Ada Rantai Pasok Terstruktur dari Majalengka

Pemkab Lebak menegaskan bahwa pembangunan jalan diarahkan untuk memperkuat konektivitas pusat ekonomi dan mempercepat mobilitas masyarakat. Infrastruktur berkualitas menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi daerah dan pemerataan pelayanan publik.

Dengan selesainya 12 titik pekerjaan jalan serta percepatan rekonstruksi Ruas Jalan Siliwangi, pemerintah optimistis transportasi di Kabupaten Lebak semakin aman, nyaman, dan memadai bagi seluruh pengguna.

Komitmen DPUPR Lebak

Kepala DPUPR menekankan bahwa seluruh pembangunan diawasi ketat agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami memastikan setiap pembangunan infrastruktur tepat sasaran. Infrastruktur yang baik adalah pondasi pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

Melalui rangkaian proyek strategis tahun 2025, DPUPR Kabupaten Lebak menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(ADV)