Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Eksistensi Ormas Disebut Terganggu, Badak Banten: Kami Berdiri untuk Rakyat

52
×

Eksistensi Ormas Disebut Terganggu, Badak Banten: Kami Berdiri untuk Rakyat

Sebarkan artikel ini
Ketua Badak Banten Lebak Emus Nanang memberikan pernyataan tegas terkait ucapan Sidik Uwen.
Ketua Ormas Badak Banten DPD Kabupaten Lebak, Emus Nanang, saat menyampaikan sikap organisasi terkait pernyataan Sidik Uwen yang memicu polemik di masyarakat. (Foto: Istimewah/Baralaknusantara.com)

LEBAK | Baralaknusantara.com Polemik terkait pernyataan Sidik Uwen yang diduga menyinggung eksistensi organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Lebak kini berkembang menjadi isu yang menyita perhatian publik. Menyikapi hal tersebut, Ketua Ormas Badak Banten DPD Kabupaten Lebak, Emus Nanang, tampil dan menyampaikan sikap tegas organisasi yang ia pimpin.

Dalam pernyataan resminya, Emus menilai ucapan Sidik Uwen tidak hanya berpotensi menyesatkan publik, tetapi juga mencederai marwah organisasi masyarakat yang selama ini berperan aktif dalam menjaga kepentingan daerah.

Baca Juga: Lebak Target Jadi Sentra Peternakan Domba pada 2027, Disnakkeswan Optimistis Swasembada Daging

“Kami ini berdiri dari rakyat dan untuk rakyat. Jangan asal bicara seolah-olah semua ormas mengganggu perusahaan. Tuduhan seperti itu menyesatkan dan berbahaya,” tegas Emus Nanang.

Ia menekankan bahwa Badak Banten selama ini berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pihak perusahaan, bukan sebagai penghambat kegiatan usaha. Menurutnya, framing negatif terhadap ormas tidak boleh dibiarkan berkembang, sebab dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap organisasi masyarakat yang bekerja secara profesional.

“Kalau ada perusahaan yang mengabaikan hak masyarakat, kami hadir. Kalau perusahaan taat aturan, kami dukung. Jangan mem-framing seakan ormas itu masalah. Justru kami ikut menjaga stabilitas sosial di daerah,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Lebak Bangun Sarana Air Bersih di 16 Desa: Langkah Tegas Tekan Stunting dan Kemiskinan Tahun 2025

Lebih jauh, Emus menilai pernyataan Sidik Uwen dapat menimbulkan persepsi keliru yang berdampak pada citra dan martabat organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Lebak.

“Kami minta klarifikasi. Jangan asal bicara di ruang publik lalu merugikan nama baik ormas yang bekerja dengan niat baik. Badak Banten punya martabat dan kami akan menjaganya,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu apakah Sidik Uwen akan memberikan klarifikasi atau apakah polemik ini justru memicu reaksi lanjutan dari berbagai organisasi masyarakat di Banten.

Editor | Baralaknusantara.com
Redaksi: Tegas • Faktual • Tajam • dan Berpihak pada Kebenaran Publik