Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaLebak

Pemkab Lebak Petakan Arah Pembangunan 2027, Fokus Ketahanan Pangan hingga Penanggulangan Kemiskinan

3
×

Pemkab Lebak Petakan Arah Pembangunan 2027, Fokus Ketahanan Pangan hingga Penanggulangan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Rapat Forum Lintas Perangkat Daerah Pemkab Lebak membahas arah pembangunan daerah tahun 2027 di Rangkasbitung.
Suasana Forum Lintas Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Lebak dalam pembahasan arah pembangunan daerah Tahun 2027 yang digelar di Rangkasbitung, Maret 2026.

LEBAK, BARALAKNUSANTARA.COM – Pemerintah Kabupaten Lebak mulai memetakan arah pembangunan daerah untuk tahun 2027 dengan menetapkan sejumlah sektor prioritas. Fokus pembangunan diarahkan pada penguatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, penanggulangan kemiskinan, serta peningkatan kualitas layanan publik.

Pembahasan arah pembangunan tersebut berlangsung dalam Forum Lintas Perangkat Daerah yang digelar selama tiga hari, Rabu–Jumat (4–6 Maret 2026). Forum ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lebak Tahun 2027.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak, Widy Ferdian, mengatakan forum lintas perangkat daerah bertujuan menyinergikan program pembangunan antar organisasi perangkat daerah agar lebih terarah, terintegrasi, dan tepat sasaran.

“Forum lintas perangkat daerah ini merupakan tahapan penting dalam penyusunan RKPD Kabupaten Lebak Tahun 2027,” ujar Widy Ferdian saat dihubungi, Sabtu (7/3/2026).

BACA JUGA: Kepala PKM Warunggunung Bantah Dugaan Pernikahan Siri dengan ASN PKM Cibadak

Menurutnya, forum tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian proses perencanaan pembangunan yang sebelumnya telah melalui berbagai tahapan, mulai dari konsultasi publik, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) desa dan kecamatan, reses DPRD, hingga forum perangkat daerah.

Kegiatan tersebut dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, dan diikuti seluruh perangkat daerah untuk membahas sinkronisasi program, kegiatan, serta subkegiatan yang akan menjadi prioritas pembangunan daerah pada tahun 2027.

Dalam forum tersebut, pemerintah daerah menetapkan empat fokus utama pembangunan sebagaimana arahan Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya.

Empat fokus tersebut meliputi peningkatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, penanggulangan kemiskinan, serta peningkatan kualitas layanan publik dan penataan kawasan perkotaan.

Pada sektor ketahanan pangan, pemerintah daerah menyiapkan berbagai langkah strategis seperti perbaikan jaringan irigasi, pembangunan jalan usaha tani, serta penyediaan sarana dan prasarana bagi sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

 BACA JUGA: Evaluasi Desa Wisata Pandeglang, Dari 17 yang Ditetapkan Sejak 2021 Hanya 4 Masih Aktif

Sementara pada sektor infrastruktur, program pembangunan difokuskan pada pembangunan jalan poros desa, rekonstruksi jalan kabupaten, serta perbaikan sejumlah jembatan yang menjadi akses vital bagi masyarakat.

Upaya penanggulangan kemiskinan juga menjadi perhatian melalui sejumlah program, antara lain bantuan layanan kesehatan bagi masyarakat miskin, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), penyediaan sarana sanitasi dan air bersih, pengembangan usaha ekonomi produktif bagi fakir miskin dan penyandang disabilitas, hingga pemberian beasiswa bagi santri dari keluarga kurang mampu.

Di sisi lain, peningkatan kualitas layanan publik dan penataan kawasan perkotaan akan dilakukan melalui perbaikan drainase dan embung perkotaan, penataan kawasan Balong Ranca Lentah, peningkatan pengelolaan persampahan melalui penyediaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), serta perbaikan pasar daerah.

“Hasil forum lintas ini nantinya akan menjadi bahan penyempurnaan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Tahun 2027,” kata Widy.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, mengingatkan seluruh perangkat daerah agar dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran yang terbatas.

Ia menegaskan setiap program, kegiatan, dan subkegiatan yang direncanakan harus memberikan manfaat nyata serta berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan anggaran yang terbatas, setiap program harus benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Lebak berharap arah pembangunan tahun 2027 dapat lebih terukur, terintegrasi, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor pembangunan.

(Redaksi – Baralaknusantara.com )