LEBAK | Baralaknusantara.com — Pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri, galeri Batik Chanting yang berlokasi di Kampung Pancur, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, menerima kunjungan konsumen mancanegara, Selasa (24/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan oleh seorang pengusaha asal Malaysia, Ustadz Azmi, yang datang langsung untuk melakukan pemesanan kain batik dengan desain eksklusif yang telah ia siapkan sebelumnya. Kehadiran konsumen luar negeri ini menjadi bukti nyata bahwa produk batik lokal Lebak semakin dikenal dan mampu menembus pasar internasional.
Ustadz Azmi mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui Batik Chanting melalui pencarian di internet.
“Saya mengetahui alamat Batik Chanting saat searching di Google,” ujar Ustadz Azmi kepada wartawan.
Baca Juga: BPIKPNPARI Roadshow di Jawa Tengah, Rahmad Sukendar Soroti Dugaan Korupsi di Jepara dan Kendal
Ia menegaskan bahwa kedatangannya ke Lebak bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan untuk melakukan pemesanan khusus dengan konsep desain yang telah dirancang sebelumnya.
“Saya sudah siapkan konsep desainnya,” katanya sambil memperlihatkan rancangan yang akan diwujudkan dalam bentuk kain batik.
Pihak Batik Chanting merespons positif kunjungan tersebut dengan menyatakan kesiapan penuh dalam mengakomodasi permintaan desain sesuai keinginan pelanggan. Layanan pembuatan batik custom menjadi salah satu keunggulan utama, selain kualitas kain dan motif khas yang memadukan nilai tradisional dan sentuhan modern.
Pengelola Batik Chanting menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas produk dan pelayanan sebagai bagian dari penguatan sektor UMKM lokal.
Baca Juga: Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda
“Alhamdulillah, kami selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi setiap konsumen. Tidak hanya dari sisi kualitas bahan dan motif, tetapi juga pelayanan yang maksimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, Batik Chanting sebagai pelaku UMKM terus melakukan inovasi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk pasar global.
“Kami ingin batik hasil karya pengrajin lokal Lebak bisa dikenal lebih luas, bahkan hingga mancanegara. Dengan dukungan teknologi digital dan kepercayaan konsumen, kami optimistis UMKM seperti Batik Chanting dapat terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Dengan semakin luasnya jangkauan pemasaran melalui platform digital, Batik Chanting optimistis mampu menarik minat pasar internasional secara berkelanjutan. Kunjungan konsumen dari Malaysia ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat eksistensi batik lokal di kancah global.
Selain itu, kehadiran pembeli mancanegara diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah, khususnya bagi para pengrajin batik di Kabupaten Lebak.
Batik Chanting dikenal sebagai salah satu produk unggulan daerah dengan kualitas kain dan motif yang khas, sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Editor | Baralaknusantara.com




















