LEBAK | Baralaknusantara.com – Kedai Mentari resmi menggelar grand opening dan mulai dibuka untuk masyarakat umum di pusat Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Kedai ini berlokasi di Jalan Rd. Hardiwinangun, Balong Rancalentah, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, kawasan strategis yang menjadi pusat aktivitas dan kuliner masyarakat.
Kehadiran Kedai Mentari menjadi alternatif baru bagi warga Rangkasbitung yang membutuhkan tempat nongkrong sekaligus ruang berkumpul yang nyaman dengan sajian kopi dan minuman berkualitas. Mengusung konsep modern dan fungsional, Kedai Mentari dirancang sebagai ruang interaksi publik yang mudah dijangkau dan terbuka bagi berbagai kalangan.
Baca Juga: Mobil Dinas Dipakai di Hari Libur, Disiplin ASN dan Pengawasan Pemkab Lebak Dipertanyakan
Pemilik Kedai Mentari, Rizki, mengatakan bahwa pembukaan resmi ini menandai dimulainya operasional kedai untuk masyarakat luas, setelah sebelumnya hanya dilakukan soft opening secara terbatas.
“Grand opening ini menjadi penanda bahwa Kedai Mentari sudah resmi dibuka untuk umum. Sebelumnya, kami hanya melakukan soft opening bersama teman dan keluarga,” ujar Rizki saat ditemui di lokasi, Sabtu (17/01/2026).
Dari sisi menu, Kedai Mentari menyajikan beragam minuman kopi dan non-kopi sebagai menu utama. Selain itu, tersedia pula aneka camilan serta menu makanan berupa rice bowl. Pada tahap awal operasional, pengelola menghadirkan dua varian rice bowl, yakni chicken karaage sambal matah dan chicken karaage sambal bawang.
Baca Juga: Mobil Dinas Pemkab Lebak Diduga Disalahgunakan, Terparkir di Kafe Saat Hari Libur
“Untuk saat ini, menu makanan memang masih terbatas. Namun, dalam waktu dekat kami akan menambah dan memperbarui menu agar pilihan yang tersedia semakin lengkap,” kata Rizki, Minggu (18/01/2026).
Guna menunjang kenyamanan pengunjung, Kedai Mentari dilengkapi berbagai fasilitas, di antaranya akses Wi-Fi gratis, ruangan berpendingin udara (AC), toilet, serta area non-smoking di dalam ruangan. Sementara itu, bagi pengunjung yang merokok, pengelola menyediakan area khusus di bagian depan kedai.
Rizki berharap, Kedai Mentari dapat menjadi pilihan baru masyarakat Rangkasbitung untuk menikmati kopi berkualitas dalam suasana yang nyaman dan kondusif untuk berinteraksi.
Baca Juga: Mobil Dinas Dipakai di Hari Libur, Disiplin ASN dan Pengawasan Pemkab Lebak Dipertanyakan
“Mudah-mudahan Kedai Mentari bisa menjadi pilihan warga Rangkasbitung untuk menikmati kopi yang enak dengan tempat yang nyaman untuk kumpul, ngobrol, dan berinteraksi. Lokasinya juga berada di kawasan jajanan, sehingga diharapkan ikut meramaikan Kota Rangkasbitung,” ungkapnya.
Dengan resmi dibukanya Kedai Mentari, keberadaan kedai ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkaya perkembangan ruang kreatif dan sektor kuliner di Kota Rangkasbitung.
Editor | Baralaknusantara.com




















