Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
EkonomiDaerahHeadline

Grand Launching KERATON UMKM Lebak Ruhay Resmi Dibuka Bupati Lebak, Jadi Wadah Penguatan Ekonomi Pelaku UMKM

8
×

Grand Launching KERATON UMKM Lebak Ruhay Resmi Dibuka Bupati Lebak, Jadi Wadah Penguatan Ekonomi Pelaku UMKM

Sebarkan artikel ini

LEBAK — KERATON UMKM Lebak Ruhay resmi dilaunching pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Lebak, Haji Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Lebak, Dandim Lebak, serta sejumlah unsur pemerintahan.

Grand launching tersebut turut dihadiri oleh keluarga Kesultanan Banten,  para tokoh ulama, tokoh pemuda, masyarakat, serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari berbagai sektor.

Kehadiran KERATON UMKM Lebak Ruhay digagas sebagai wadah untuk menampung, memfasilitasi, sekaligus memperluas akses pemasaran produk-produk UMKM Kabupaten Lebak.

BACA:  Dukung Perekonomian Daerah, Kesultanan Banten Apresiasi Pendirian Keraton UMKM Lebak Ruhay

Dalam sambutannya, Abah Elang Mangkubumi yang mewakili pihak KERATON UMKM Lebak Ruhay menyampaikan bahwa Kabupaten Lebak memiliki potensi besar di sektor UMKM. Menurutnya, potensi tersebut perlu mendapatkan ruang dan fasilitas yang representatif agar mampu berkembang serta memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.

“Para pelaku usaha di Lebak ini sangat berpotensi. Karena itu kami menggagas KERATON UMKM Lebak Ruhay sebagai wadah untuk menampung dan memfasilitasi para pelaku UMKM,” ujar Abah Elang Mangkubumi dalam sambutannya.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 170 lebih pelaku UMKM yang telah terdaftar dan siap menjalankan aktivitas transaksi serta pemasaran produk di KERATON UMKM Lebak Ruhay.

BACA:  Keamanan Keraton UMKM Lebak Ruhay Jadi Perhatian, Haji Maman SP: Semua Elemen Harus Dirangkul

Menurut Abah Elang Mangkubumi, keberadaan pusat UMKM tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta mengembangkan usaha hingga mampu bersaing di tingkat nasional.

Bupati Apresiasi KERATON UMKM Lebak Ruhay

Sementara itu, Bupati Lebak Haji Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya mengapresiasi hadirnya KERATON UMKM Lebak Ruhay. Ia menilai pelaku UMKM merupakan salah satu motor penggerak perekonomian daerah yang perlu terus mendapatkan dukungan dari seluruh pihak.

Menurut Bupati, pembangunan ekonomi daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Pelaku usaha, masyarakat, generasi muda dan berbagai elemen lainnya harus terlibat secara bersama-sama.

“UMKM merupakan motor penggerak ekonomi, termasuk di Kabupaten Lebak. Karena itu kami mengapresiasi hadirnya KERATON UMKM Lebak Ruhay ini,” kata Hasbi.

BACA: UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Lebak: Dari Transaksi Lokal hingga Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Bupati juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pengembangan sektor UMKM. Menurutnya, kegiatan ekonomi berbasis UMKM bukan hanya menjadi ruang bagi kalangan orang tua, tetapi juga harus menjadi bagian dari gerakan generasi muda.

“UMKM bukan hanya untuk kaum tua. Kaum muda juga harus ikut bersama-sama membangun perekonomian melalui sektor UMKM,” tegasnya.

BACA: Keamanan Keraton UMKM Lebak Ruhay Jadi Perhatian, Haji Maman SP: Semua Elemen Harus Dirangkul
Bupati Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Premanisme

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hasbi juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menyatakan akan menegakkan aturan secara tegas serta memastikan para pelaku UMKM dapat menjalankan kegiatan usahanya dengan aman dan nyaman.

Apabila terdapat tindakan yang mengarah pada kekerasan, gangguan ataupun praktik premanisme terhadap pelaku usaha, Bupati meminta agar segera dilaporkan kepada aparat penegak hukum (APH).

Menurutnya, tidak boleh ada pihak yang mengganggu aktivitas masyarakat maupun pelaku UMKM yang sedang berupaya menggerakkan perekonomian daerah, termasuk di kawasan KERATON UMKM Lebak Ruhay.

“Kalau ada pelaku UMKM yang merasa terganggu oleh tindakan kekerasan atau premanisme, segera laporkan kepada aparat penegak hukum. Kita akan tindak tegas,” ujarnya.

Bupati Tinjau Langsung Produk UMKM

Usai rangkaian seremoni grand launching, Bupati Lebak kemudian meninjau langsung lokasi KERATON UMKM Lebak Ruhay.

BACA:  Menjelang Grand Launching, KERATON UMKM Lebak Ruhay Siap Jadi Pusat Ekonomi Baru di Lebak

Dalam kunjungan tersebut, Bupati berinteraksi dengan para pelaku UMKM dan melihat secara langsung berbagai produk yang dipasarkan. Kehadiran para pelaku usaha dari berbagai sektor menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat di Kabupaten Lebak.

Grand launching KERATON UMKM Lebak Ruhay diharapkan menjadi momentum baru bagi pengembangan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Lebak.

Dengan dukungan pemerintah, Forkopimda, tokoh ulama, tokoh pemuda, masyarakat dan para pelaku usaha, KERATON UMKM Lebak Ruhay diharapkan mampu menjadi salah satu sentra perdagangan sekaligus promosi produk lokal Lebak, serta membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar hingga tingkat nasional.(**/).

Editor: Yudiatira

Merah Putih di Ujung Doa - Abah Elang Mangkubumi