JOMBANG, BARALAKNUSANTARA.COM — Semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Selama pelaksanaan kegiatan pada 27–31 Agustus 2026, lebih dari 12.000 porsi makanan bergizi gratis disalurkan kepada para muktamirin.
Program tersebut dilaksanakan oleh Tim Koordinasi dan Akselerasi (TKA) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Penanggung jawab program MBG selama Muktamar, Gus Ulun, mengatakan makanan yang dibagikan merupakan sumbangan murni hasil kolaborasi antara Tim Koordinasi dan Akselerasi MBG dengan dapur SPPG PBNU.
Distribusi dilakukan secara bertahap selama empat hari pelaksanaan kegiatan, dengan rata-rata sekitar 3.000 kotak makanan setiap harinya.
“Untuk sistem distribusinya akan didistribusikan ke beberapa titik yang diatur oleh tim kami dan tim PCNU Jombang. Sehingga untuk pembagian MBG masing-masing kami berikan di setiap harinya berjumlah 3.000 kotak,” ujar Gus Ulun.
Distribusi melalui Posko Kontingen
Untuk memastikan makanan dapat diterima oleh para peserta Muktamar, distribusi dilakukan melalui dua mekanisme.
Pertama, makanan disalurkan langsung ke sejumlah posko kontingen. Kedua, para muktamirin dapat mengambil makanan secara mandiri di posko PCNU Jombang yang telah ditentukan oleh panitia.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi para muktamirin selama mengikuti rangkaian agenda Muktamar Ke-35 NU.
Selain memenuhi kebutuhan makanan, program MBG tersebut juga menjadi bentuk kepedulian terhadap pentingnya pemenuhan asupan makanan bergizi dalam mendukung aktivitas peserta selama kegiatan berlangsung.
Gus Ulun juga menyampaikan bahwa pihaknya membuka kesempatan bagi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) maupun Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yang membutuhkan dukungan MBG untuk posko masing-masing selama pelaksanaan Muktamar.
Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam mendukung kelancaran agenda besar organisasi Nahdlatul Ulama.
Sumber: ANTARA News
Editor: Yudistira



















