Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
LebakBeritaDaerahHeadline

Layani 2.800 KPM, Dapur SPPG Cibungur Pastikan Menu Sesuai Standar Gizi

4
×

Layani 2.800 KPM, Dapur SPPG Cibungur Pastikan Menu Sesuai Standar Gizi

Sebarkan artikel ini

LEBAK— Komitmen terhadap pemenuhan nutrisi dan mutu konsumsi terus ditunjukkan oleh pengelola Dapur SPPG di wilayah Cibungur. Dalam menjalankan operasional harian untuk melayani sekitar 2.800 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), pengelola memastikan setiap sajian makanan diproduksi sesuai standar gizi yang ditetapkan.

Pengelola Dapur SPPG Cibungur mengungkapkan bahwa keberadaan ahli gizi menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas nutrisi setiap porsi makanan yang disajikan. Penetapan menu harian tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan dihitung dan disesuaikan secara cermat untuk memastikan kecukupan kalori dan gizi penerima manfaat.

BACA: Dapur SPPG/MBG yang Diduga Dikelola Kepala Dinas Perkim Lebak Disorot, BARALAK Nusantara Siapkan Surat Resmi Minta Evaluasi Total

“Menu yang disajikan itu sepenuhnya ditentukan oleh ahli gizi. Kami tidak bisa menentukan sendiri karena terkait perhitungan kalori dan komposisi gizi yang wajib dipenuhi,” ujar pengelola saat ditemui di lokasi operasional dapur.

Pengelola Dapur SPPG Cibungur, H. Eko, mengatakan hingga saat ini penyajian menu yang diberikan kepada penerima manfaat berjalan dengan baik dan belum mendapat keluhan atau komplain terkait menu makanan.

“Alhamdulillah, sampai saat ini penyajian menu yang kami berikan tidak pernah mendapat komplain dari penerima manfaat. Justru kami selalu terbuka menerima masukan dari penerima manfaat terkait menu yang mereka sukai atau usulkan. Masukan tersebut kami tampung dan selanjutnya kami sampaikan kepada ahli gizi untuk dikaji, sehingga tetap bisa menyesuaikan kebutuhan gizi yang sudah ditetapkan,” kata H. Eko. Kamis (13/8/26).

Menurutnya, masukan dari penerima manfaat tetap menjadi bahan evaluasi, namun setiap menu harus terlebih dahulu mempertimbangkan standar nutrisi yang telah ditentukan oleh tenaga ahli.

BACA:  MBG Hadir di SDN Sukarendah 1 dan 2, Kepala Sekolah Tekankan Pentingnya Kolaborasi Demi Anak Indonesia

“Jadi, kami tidak bisa hanya mengikuti selera saja. Setiap masukan tetap kami perhatikan, tetapi keputusan menu harus berdasarkan perhitungan ahli gizi agar kandungan kalori dan nutrisinya tetap terpenuhi,” ujarnya.

Selain mengacu pada kalkulasi standar kesehatan, proses penyusunan menu juga bersifat fleksibel dan responsif terhadap masukan dari penerima manfaat di lapangan, termasuk anak-anak sekolah. Masukan atau usulan tersebut nantinya ditampung dan dikaji kembali oleh tim ahli gizi agar tetap sesuai dengan kadar nutrisi yang dibutuhkan.

Pengawasan ketat dari tenaga ahli gizi tersebut menjadi langkah penting guna menjamin layanan Dapur SPPG Cibungur tidak sekadar menyajikan makanan, tetapi juga menghadirkan asupan yang aman, sehat, bergizi, dan bermutu bagi ribuan KPM setiap harinya. (Red).

Editor: Yudistira