Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
HeadlineBantenDaerah

Pagar Nusa Lebak Genjot Sertifikasi Pelatih, Perkuat Profesionalisme dan Legalitas hingga Tingkat Kecamatan

6
×

Pagar Nusa Lebak Genjot Sertifikasi Pelatih, Perkuat Profesionalisme dan Legalitas hingga Tingkat Kecamatan

Sebarkan artikel ini

LEBAK, BARALAKNUSANTARA.COM – Penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas Pengurus Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Lebak. Bersama Pengurus Wilayah (PW) Pagar Nusa Provinsi Banten, organisasi pencak silat Nahdlatul Ulama tersebut tengah mendorong program pelatihan dan sertifikasi pelatih berstandar nasional.

Langkah ini bukan sekadar meningkatkan kemampuan teknik bela diri, tetapi juga memastikan para pelatih yang bertugas di berbagai lembaga pendidikan, sekolah, hingga pondok pesantren memiliki kompetensi dan legalitas yang jelas.

Ketua Pagar Nusa Kabupaten Lebak, Royanudin, menegaskan bahwa sertifikasi merupakan kebutuhan mendesak bagi seluruh pelatih. Menurutnya, profesionalisme seorang pelatih harus dibuktikan melalui kemampuan teknis sekaligus pengakuan kompetensi secara formal.

BACA:  Pagar Nusa Gandeng DPN Indonesia, Siapkan Beasiswa PKPA untuk 2.000 Kader di Seluruh Indonesia

“Kegiatan pelatihan ini memang harus segera dilaksanakan karena sebagai pelatih Pagar Nusa, semuanya harus bersertifikat. Artinya, ada sertifikat kelayakan dan juga ada pendalaman jurus-jurus khusus Pagar Nusa,” tegas Royanudin.

Ia menilai, keberadaan pelatih bersertifikat akan memberikan kepastian kualitas pembinaan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga latihan Pagar Nusa.

Sementara itu, Sekretaris IPSI Provinsi Banten, Kang Monas, menjelaskan bahwa program sertifikasi tersebut memiliki arti penting, khususnya bagi para pelatih yang selama ini telah mengabdikan diri di sekolah maupun pondok pesantren, tetapi belum memiliki sertifikasi kompetensi.

Menurutnya, sertifikasi diharapkan menjadi payung legalitas bagi para pelatih dalam menjalankan aktivitas kepelatihan. Proses penerbitan sertifikat juga direncanakan melibatkan IPSI Provinsi Banten sehingga memiliki pengakuan yang lebih luas.

Bahkan, koordinasi dengan Badan Sertifikasi Nasional (BSNV) tengah diupayakan agar kompetensi para pelatih dapat tercatat dan diakui secara nasional.

Bukan Sekadar Bela Diri, Ideologi dan Ke-NU-an Turut Diperkuat

Program pelatihan tersebut tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknik pencak silat. Para peserta juga akan mendapatkan materi pendalaman Ke-NU-an dan Ke-Pagar Nusa-an.

Materi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter pelatih agar tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga memahami nilai-nilai organisasi, tradisi keilmuan, serta tanggung jawab moral sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama.

Dengan demikian, pelatih Pagar Nusa diharapkan mampu menjadi tenaga pendidik yang profesional, berkarakter, serta memiliki pemahaman kuat terhadap identitas dan jati diri organisasi.

Database PAC Dituntaskan, Konsolidasi Organisasi Diperkuat

Di sisi lain, pembenahan internal organisasi Pagar Nusa Kabupaten Lebak juga terus berjalan.

Pengurus cabang telah merampungkan pendataan database seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC), baik yang masih aktif maupun yang berstatus nonaktif.

BACA: Abah KH. Elang Mangkubumi Tegas: Pasukan Inti Pagar Nusa Harus Disegani Karena Akhlak, Bukan Ditakuti Karena Kekuatan

Pendataan tersebut menjadi langkah strategis untuk mengetahui kondisi riil organisasi di tingkat kecamatan, sekaligus menjadi dasar dalam menyusun program pembinaan dan konsolidasi organisasi ke depan.

Penataan administrasi ini dinilai penting agar pengembangan Pagar Nusa tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah anggota, tetapi juga dibarengi dengan penguatan struktur dan kualitas kelembagaan.

Targetkan Pembinaan Menjangkau 28 Kecamatan

Dengan potensi basis latihan yang tersebar di 28 kecamatan dan ratusan pondok pesantren di Kabupaten Lebak, kebutuhan terhadap pelatih yang kompeten dan tersertifikasi menjadi semakin penting.

Sinergi antara PW Pagar Nusa Banten, PC Pagar Nusa Lebak, dan IPSI diharapkan mampu mempercepat pemerataan kualitas pembinaan pencak silat di seluruh wilayah Kabupaten Lebak.

Program ini sekaligus menjadi momentum pembenahan organisasi agar Pagar Nusa semakin profesional dalam mencetak generasi pesilat yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga kuat secara mental, berakhlak, dan memiliki komitmen terhadap nilai-nilai perjuangan Nahdlatul Ulama.

Sertifikasi pelatih bukan sekadar selembar kertas. Lebih dari itu, sertifikasi merupakan bentuk tanggung jawab organisasi dalam menjamin kualitas pembinaan, keselamatan peserta didik, serta masa depan pencak silat Pagar Nusa di Kabupaten Lebak. (**/red).


Editor Yudistira

Moch. Nabil Jayabaya - Ketua BPC Gapensi Kabupaten Lebak