LEBAK, BARALAKNUSANTARA.COM – Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Banten menghasilkan keputusan penting. Mohamad Azzari Jayabaya atau yang akrab disapa Amal Jayabaya resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KADIN Provinsi Banten untuk masa bakti 2026–2031.
Penetapan tersebut berlangsung dalam Musprov KADIN Banten yang digelar di Hotel Keisya, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (3/11/2026). Seluruh rangkaian kegiatan berjalan kondusif, mengedepankan semangat persatuan dan kebersamaan antarpelaku dunia usaha di Provinsi Banten.
Keputusan aklamasi tersebut menjadi cerminan soliditas delapan KADIN Kabupaten/Kota se-Banten, yakni Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang, Kota Serang, Cilegon, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.
BACA: KADIN dan Harapan Besar bagi Ekonomi Lebak
Seluruh delegasi yang hadir sepakat memberikan mandat kepemimpinan kepada Amal Jayabaya untuk menakhodai organisasi pengusaha tersebut selama lima tahun ke depan.
Pimpinan sidang secara resmi membacakan keputusan penetapan ketua terpilih.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Musprov KADIN Banten menetapkan Bapak Mohamad Azzari Jayabaya sebagai Ketua KADIN Provinsi Banten periode 2026–2031 secara aklamasi,” ujar pimpinan sidang yang disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta.
Dihadiri Gubernur dan Sejumlah Tokoh Penting Banten
Musprov KADIN Banten kali ini turut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten.
Tampak hadir Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Irjen Pol Indra Gunawan, serta tokoh pendiri Banten sekaligus Dewan Penasihat KADIN Banten, Mulyadi Jayabaya.
BACA: Kadin Banten Bongkar Rahasia UMKM Naik Kelas: Modal Saja Tak Cukup!
Dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya peran KADIN sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, KADIN tidak boleh hanya menjadi wadah berhimpunnya para pengusaha, tetapi harus mampu mengambil peran nyata dalam memperkuat investasi, mengembangkan sektor usaha, serta menciptakan lapangan pekerjaan.
“KADIN harus menjadi lokomotif ekonomi Banten. Pemerintah Provinsi Banten siap bersinergi untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat,” tegas Andra Soni.
Mulyadi Jayabaya: KADIN Harus Menjadi Rumah Besar Pengusaha
Sementara itu, Mulyadi Jayabaya menyampaikan apresiasi atas berlangsungnya Musprov yang berjalan damai dan menghasilkan keputusan secara aklamasi.
Ia menilai kesepakatan seluruh delegasi menjadi bukti bahwa dunia usaha di Banten memiliki semangat kebersamaan untuk membangun organisasi yang lebih solid.
Mulyadi juga berharap kepemimpinan Amal Jayabaya mampu membawa KADIN menjadi organisasi yang terbuka, inklusif, dan mampu menaungi seluruh lapisan pengusaha.
BACA: Robby Sumantri Jayabaya Melenggang Tanpa Rival, Siap Pimpin Kadin Lebak Periode 2026–2031
“Saya bangga Musprov berjalan damai dan menghasilkan keputusan secara aklamasi. Ini menunjukkan kekompakan pengusaha Banten. Saya yakin di tangan Amal Jayabaya, KADIN akan menjadi rumah besar yang menaungi semua pengusaha, mulai dari pelaku UMKM hingga pengusaha besar,” ungkapnya.
Amal Jayabaya Janjikan Kepemimpinan Tanpa Sekat
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Amal Jayabaya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta Musprov atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya ke depan akan mengedepankan kebersamaan, keterbukaan, serta menghilangkan sekat-sekat kepentingan di internal organisasi.
Menurutnya, KADIN Banten harus menjadi rumah bersama bagi seluruh pengusaha tanpa membedakan skala usaha maupun latar belakang.
“Terima kasih atas kepercayaan yang luar biasa ini. Amanah ini tidak ringan. Saya berjanji akan merangkul semua pihak, tidak ada kubu-kubuan di dalam KADIN Banten,” tegas Amal.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk menyelaraskan program kerja KADIN Banten dengan arah kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Banten serta agenda pembangunan nasional.
“KADIN harus hadir dan bermanfaat bagi semua pengusaha di Banten. Kita akan bersinergi erat dengan pemerintah daerah untuk mendukung program pembangunan serta Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.
Tiga Prioritas KADIN Banten di Bawah Kepemimpinan Amal
Menghadapi tantangan ekonomi dan persaingan investasi ke depan, kepemimpinan Amal Jayabaya menetapkan tiga fokus utama yang akan menjadi arah gerak organisasi.
BACA: Panen Perdana Kedelai di Lebak, Kadin Indonesia Dorong Swasembada Pangan Nasional
Pertama, mendorong peningkatan dan realisasi investasi berkualitas di Provinsi Banten.
Kedua, memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu berkembang, naik kelas, serta memiliki daya saing yang lebih kuat.
Ketiga, mempertahankan sekaligus memperkuat posisi Provinsi Banten sebagai salah satu daerah tujuan investasi strategis di Pulau Jawa.
Terpilihnya Amal Jayabaya secara aklamasi diharapkan menjadi awal konsolidasi besar dunia usaha di Banten.
Namun, tantangan sesungguhnya bukan sekadar menjaga kekompakan organisasi, melainkan membuktikan bahwa KADIN mampu menghadirkan manfaat nyata bagi para pengusaha dan masyarakat luas.
Sebab, keberhasilan sebuah organisasi pengusaha tidak cukup diukur dari soliditas kepengurusan, tetapi juga dari kontribusinya dalam membuka peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, memperkuat UMKM, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (**/red).
BARALAK NUSANTARA.COM – Mengawal Informasi, Menyuarakan Kebenaran.





















