Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
HeadlineLebakPolitik

Masuk Demokrat, M. Nabil Jayabaya Dinilai Sedang Menata Langkah Politik Menuju Panggung Pilkada Lebak

4
×

Masuk Demokrat, M. Nabil Jayabaya Dinilai Sedang Menata Langkah Politik Menuju Panggung Pilkada Lebak

Sebarkan artikel ini

LEBAK, baralaknusantara.com.-  Peta politik Kabupaten Lebak mulai menunjukkan dinamika baru setelah bergabungnya Moch. Nabil Jayabaya ke Partai Demokrat dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Banten. Langkah tersebut memunculkan berbagai spekulasi sekaligus analisis mengenai arah perjalanan politik tokoh muda yang dikenal luas di kalangan masyarakat Lebak itu.

Pengamat politik lokal Banten, H. Eli Sahroni atau yang akrab disapa King Badak, menilai keputusan Nabil bergabung dengan Partai Demokrat bukan sekadar perpindahan politik, melainkan bagian dari strategi yang berpotensi memperkuat posisinya dalam menghadapi kontestasi politik di Kabupaten Lebak.

BACA:  King Badak: Negara Jangan Tutup Mata, Tambang Emas Rakyat adalah Nafas Hidup Warga Lebak Selatan

Menurut King Badak, kehadiran Nabil di tubuh Partai Demokrat membuka peluang bagi dirinya untuk mengisi posisi strategis di internal partai, termasuk memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Lebak apabila memperoleh dukungan melalui mekanisme Musyawarah Cabang (Muscab).

“Masuknya Nabil menjadi energi baru bagi Demokrat di Lebak. Ia memiliki jaringan yang luas, baik di dunia usaha maupun kedekatan dengan masyarakat. Modal seperti ini tentu menjadi nilai tambah bagi partai,” ujar King Badak.

Selama ini, Nabil Jayabaya dikenal sebagai pengusaha muda yang dijuluki “Sultan Mutiara”. Di luar aktivitas bisnisnya, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak. Kedekatan dengan masyarakat tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan yang dapat meningkatkan daya saing politiknya.

King Badak menilai rekam jejak Nabil, dipadukan dengan pengalaman organisasi serta jaringan yang dimiliki, menjadi modal penting dalam membangun pengaruh politik di tingkat daerah.

BACA:  King Badak Serukan Aksi Skala Besar di Depan DPRD Lebak, Desak Ketua Dewan Bertanggung Jawab atas Dugaan Aksi Premanisme terhadap Aktivis

Ia berpendapat, apabila dipercaya memimpin DPC Partai Demokrat Kabupaten Lebak, posisi tersebut dapat menjadi pijakan strategis untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lebak pada periode mendatang.

“Ketua DPC memiliki peran penting dalam membangun konsolidasi partai. Namun seluruh proses tetap harus melalui mekanisme organisasi dan keputusan resmi partai,” katanya.

Selain itu, King Badak menilai hubungan Nabil dengan sejumlah tokoh politik di Kabupaten Lebak turut menjadi faktor yang dapat memperkuat komunikasi dan konsolidasi politik lintas elemen.

Meski demikian, ia menegaskan seluruh peluang tersebut masih bergantung pada dinamika politik yang berkembang, termasuk hasil Musyawarah Cabang Partai Demokrat Kabupaten Lebak yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus mendatang.

“Apakah Nabil akan dipercaya memimpin Demokrat Lebak dan melangkah ke Pilkada, semuanya akan ditentukan oleh proses politik yang sedang berjalan. Yang pasti, bergabungnya Nabil menjadi salah satu momentum politik yang patut dicermati oleh seluruh pihak,” tutup King Badak. (**/).

Editor: Yudistira