LEBAK, BARALAKNUSANTARA.COM – Ketua Gabungan Anak Indonesia Bersatu (GAIB-212) Kabupaten Lebak, Umar Vijay, menegaskan bahwa dirinya selalu mengedepankan prinsip kekeluargaan dalam memimpin organisasi yang memiliki kader dan pengurus tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Lebak.
Menurut Umar, komunikasi yang baik serta hubungan kekeluargaan yang kuat menjadi fondasi utama dalam menjaga soliditas organisasi. Karena itu, ia tidak pernah membatasi maupun melarang para kader GAIB-212 untuk menjalin komunikasi, koordinasi, maupun konfirmasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak, selama hal tersebut tidak bertentangan dengan aturan organisasi.
Hal tersebut disampaikan Umar saat berbincang dengan wartawan di Kantor Sekretariat GAIB-212 Kabupaten Lebak, Minggu (14/6/2026).
“Tidak pernah ada larangan bagi para kader GAIB-212 untuk melakukan koordinasi dan konfirmasi dengan OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak sepanjang tidak melanggar AD/ART yang telah ditentukan,” ujar Umar.
Ia menjelaskan, sebagai organisasi kemasyarakatan, GAIB-212 harus mampu menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara organisasi masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan demi menciptakan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Meski demikian, Umar menegaskan bahwa kedekatan komunikasi dengan pemerintah bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol sosial yang dimiliki organisasi.
Ia meminta seluruh kader GAIB-212 untuk tetap kritis dan berani menyuarakan aspirasi masyarakat apabila menemukan kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat kecil.
“Kader GAIB-212 harus tetap kritis. Jika ada kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil, maka kita wajib menyampaikan kritik dan masukan secara santun serta sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.
Menurut Umar, kritik yang konstruktif merupakan bagian dari kontribusi organisasi kemasyarakatan dalam membantu pemerintah menjalankan roda pemerintahan yang lebih baik dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
Lebih lanjut, Umar mengungkapkan bahwa salah satu tujuan utama didirikannya GAIB-212 adalah untuk merangkul dan memberdayakan kelompok masyarakat yang selama ini kurang mendapatkan perhatian, termasuk kalangan pengangguran hingga mereka yang selama ini berada di lingkungan kehidupan jalanan.
“Tujuannya agar mereka terberdayakan setelah masuk ke Ormas GAIB-212. Kita ingin memberikan ruang pembinaan, pendidikan organisasi, serta membuka peluang agar mereka bisa menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat,” jelas Umar.
Ia menilai bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Karena itu, GAIB-212 hadir sebagai wadah yang tidak membeda-bedakan latar belakang sosial anggotanya.
Di bawah kepemimpinannya, Umar berharap GAIB-212 dapat terus tumbuh sebagai organisasi yang solid, menjunjung tinggi nilai persaudaraan, serta menjadi mitra kritis pemerintah dalam mengawal berbagai kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat Kabupaten Lebak.
Dengan semangat kebersamaan dan pemberdayaan, GAIB-212 berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai organisasi yang mengedepankan persatuan, kepedulian sosial, dan perjuangan terhadap aspirasi masyarakat kecil.
Reporter: Redaksi Baralak Nusantara
Editor: Yudistira




















