Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BantenBeritaPendidikan

Wisuda ke-XV Poltekkes Kemenkes Banten: Ratusan Tenaga Kesehatan Muda Siap Melangkah ke Dunia Pengabdian

1
×

Wisuda ke-XV Poltekkes Kemenkes Banten: Ratusan Tenaga Kesehatan Muda Siap Melangkah ke Dunia Pengabdian

Sebarkan artikel ini

SERANG, BARALAKNUSANTARA.COM — Gedung Convention Hall UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten Kampus 2 menjadi saksi momentum penting bagi ratusan mahasiswa Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Banten, Rabu (30/9/2026).

Mereka resmi mengikuti Wisuda ke-XV Tahun Akademik 2025/2026, setelah menyelesaikan pendidikan di bidang kesehatan. Prosesi dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berlangsung dengan suasana penuh khidmat, haru, serta kebanggaan dari para wisudawan dan keluarga.

Wisuda tahun ini diikuti lulusan dari sejumlah program pendidikan, yakni D3 Keperawatan, D3 Kebidanan, D3 Teknologi Laboratorium Medis, Sarjana Terapan Keperawatan, dan Profesi Ners.

BACA: Bimtek BLUD Rp3 Miliar Lebih Mulai Disorot, Jejak Anggaran Dinkes Lebak Mengarah ke Sejumlah Pertanyaan

Prosesi diawali dengan pengukuhan lulusan D3 Keperawatan, kemudian dilanjutkan dengan para lulusan dari program studi lainnya.

Bukan Sekadar Mengenakan Toga

Di balik prosesi pengukuhan dan pemindahan tali toga, terdapat perjalanan panjang para mahasiswa selama menempuh pendidikan. Mereka tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga menjalani berbagai proses pembelajaran praktik sebagai bekal menghadapi dunia pelayanan kesehatan.

Karena itu, wisuda kali ini memiliki makna lebih dari sekadar seremoni akademik.

Toga yang dikenakan para wisudawan menjadi simbol bahwa mereka telah menyelesaikan satu tahapan pendidikan sekaligus memasuki fase baru yang penuh tanggung jawab.

Masyarakat menunggu kiprah para lulusan tersebut di tengah kebutuhan terhadap tenaga kesehatan yang profesional, berkompeten dan memiliki kepedulian terhadap pelayanan kemanusiaan.

Detha Meilani Ingin Terus Melanjutkan Pendidikan

Semangat untuk terus berkembang juga terlihat dari salah seorang wisudawati, Detha Meilani, lulusan D3 Kebidanan Poltekkes Kemenkes Banten asal Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

BACA: Banyak Manfaat Apel Hijau bagi Kesehatan yang perlu Anda ketahui

Di tengah suasana bahagia setelah resmi menyandang status sebagai lulusan, Detha mengaku belum ingin berhenti belajar. Ia berharap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang S1.

Menurut Detha, peningkatan pendidikan penting untuk memperluas pengetahuan sekaligus meningkatkan kompetensi sebagai tenaga kebidanan.

“Saya berharap setelah menyelesaikan D3 ini bisa melanjutkan pendidikan ke S1. Mudah-mudahan dengan pendidikan yang lebih tinggi, saya bisa semakin meningkatkan kemampuan dan nantinya dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Detha.

Keinginan tersebut menjadi gambaran bahwa bagi sebagian lulusan, kelulusan bukanlah titik akhir. Justru, wisuda menjadi awal untuk menapaki perjalanan berikutnya, baik melalui pengabdian maupun peningkatan pendidikan.

Tantangan Tenaga Kesehatan di Tengah Masyarakat

Bidang kesehatan menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi, integritas dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

BACA:  RS Misi Rangkasbitung Bergolak: Perawat Demo, Jaspel Mandek dan Gaji Tertahan

Lulusan kebidanan, keperawatan, teknologi laboratorium medis maupun profesi kesehatan lainnya akan berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Karena itu, semangat Detha untuk melanjutkan pendidikan menjadi bagian dari kesadaran bahwa profesi kesehatan membutuhkan proses belajar yang berkelanjutan.

Bagi para lulusan lainnya, langkah setelah wisuda tentu berbeda. Ada yang akan memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun mengembangkan kompetensi melalui pengalaman profesional.

Namun, seluruhnya membawa satu tanggung jawab yang sama: mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

Wisuda ke-XV Poltekkes Kemenkes Banten pun menjadi momentum pelepasan generasi baru tenaga kesehatan.

Dari ruang kuliah, mereka kini melangkah menuju ruang pengabdian—membawa ilmu, harapan dan tanggung jawab untuk ikut menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat.(red)

Editor: Yudistira